Animo Pendaftar SNBP 2026 UPN Veteran Jawa Timur Meningkat, Sejumlah Prodi Naik Hingga 50 Persen

Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi ditutup pada Selasa, 18 Februari 2026 pukul 15.00 WIB. UPN Veteran Jawa Timur mencatat peningkatan signifikan jumlah pendaftar dibandingkan tahun sebelumnya, khususnya pada program studi baru.

Wakil Rektor Bidang Akademik UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Euis Nurul Hidayah menjelaskan bahwa Peningkatan animo terjadi secara mencolok pada Program Studi baru, seperti Kedokteran, Bisnis Digital, Kewirausahaan, D4 Bahasa Inggris, dan Fisika. 

Menurut Euis, pendaftar program studi kedokteran tahun lalu sebanyak 396 pendaftar, sementara tahun ini mencapai 594 pendaftar atau meningkat 50 persen. Sementara Bisnis digital mengalami peningkatan 45 persen dari 342 naik menjadi 446 peminat. Pun juga dengan program studi Kewirausahaan, D4 Bahasa Inggris, dan Fisika yang naik 30 persen dari tahun sebelumnya.

“Kenaikan ini menunjukkan pergeseran minat calon mahasiswa ke program studi yang dinilai relevan dengan kebutuhan industri, transformasi digital, serta penguatan sains dan kesehatan.” Ungkapnya.

Meskipun terjadi peningkatan signifikan pada beberapa program studi, Euis menegaskan bahwa peluang lolos di setiap program studi masih cukup tinggi, mengingat kuota yang diberikan pada tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada jalur SNBP tahun ini, UPN Veteran Jawa Timur membuka kuota sebanyak 2.068 kursi dari total kuota penerimaan mahasiswa baru yang mencapai 6.890 mahasiswa. Sisanya akan dibuka pada jalur SNBT melalui UTBK sebanyak 2.756 dan jalur mandiri sebanyak 2066 calon mahasiswa.

Selain itu, Euis menyampaikan bahwa peningkatan jumlah pendaftar menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat pada kualitas dan mutu Pendidikan di Kampus Bela Negara itu.

“Meningkatnya kepercayaan masyarakat ini tentu akan semakin menguatkan komitmen kami untuk terus memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, terutama pada peningkatan fasilitas, termasuk pada penguatan program-program inovasi teknologi, internasionalisasi dan kerja sama global,” Pungkasnya.