Empat Sesi, Dua Hari: UPNVJT Wisuda 2.443 Lulusan pada Wisuda ke-100

Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) kembali mencatat momentum bersejarah melalui penyelenggaraan Wisuda ke-100 yang meluluskan sebanyak 2.443 wisudawan. Menjadi wisuda dengan jumlah lulusan terbanyak dalam satu periode pelaksanaan di UPNVJT, kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 10–11 Oktober 2026, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Giriloka UPNVJT. Untuk mengakomodasi seluruh peserta dan menjaga kelancaran prosesi, pelaksanaan wisuda dibagi menjadi empat sesi. Momentum ini tidak hanya menandai keberhasilan para lulusan dalam menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi universitas dalam menjalankan perannya mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Sebanyak 2.443 wisudawan berasal dari tujuh fakultas di lingkungan UPNVJT. Fakultas Ilmu Sosial, Budaya dan Politik menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 675 wisudawan, disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 600 wisudawan. Berikutnya, Fakultas Teknik dan Sains meluluskan 421 wisudawan, Fakultas Ilmu Komputer sebanyak 291 wisudawan, Fakultas Pertanian sebanyak 227 wisudawan, Fakultas Hukum sebanyak 163 wisudawan, serta Fakultas Arsitektur dan Desain sebanyak 66 wisudawan. Secara keseluruhan, terdapat 2.387 wisudawan dari program yang tercatat sebagai lulusan reguler dan 56 wisudawan dari kategori lainnya sesuai rekapitulasi pelaksanaan. Besarnya jumlah lulusan pada Wisuda ke-100 mencerminkan keberlanjutan proses pendidikan, komitmen sivitas akademika, serta kerja sama berbagai pihak dalam mendukung keberhasilan mahasiswa hingga mencapai tahap kelulusan.

Dari sisi karakteristik lulusan, wisudawan perempuan mendominasi dengan jumlah 1.679 orang atau 68,73 persen dari total wisudawan. Sementara itu, wisudawan laki-laki berjumlah 764 orang atau 31,27 persen. Pada periode ini, sebanyak 128 wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude, setara dengan 5,24 persen dari keseluruhan lulusan. Capaian tersebut menjadi gambaran atas upaya mahasiswa dalam mempertahankan prestasi akademik selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Selain capaian akademik, wisuda juga menjadi titik awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama perkuliahan. Bekal tersebut diharapkan mampu mendukung mereka dalam menghadapi dinamika dunia kerja, mengembangkan potensi diri, serta mengambil peran dalam berbagai bidang pembangunan. Adapun berdasarkan data rekapitulasi, sebanyak 338 wisudawan atau 13,84 persen tercatat berasal dari jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP), yang menunjukkan peran akses pendidikan dalam membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk meraih gelar sarjana dan melanjutkan langkah menuju masa depan.

Dalam pesannya kepada para wisudawan, Rektor UPN “Veteran” Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT, menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan baru untuk terus bertumbuh dan memberikan manfaat. Ia mengajak para lulusan agar terus belajar dan memperbarui kompetensi, memperluas pengetahuan, mengembangkan keterampilan, serta terbuka terhadap cara-cara baru dalam menyelesaikan setiap persoalan. Menurutnya, perubahan zaman menuntut setiap individu untuk terus beradaptasi dan mengembangkan kapasitas diri. Ijazah dan gelar akademik merupakan bekal penting, tetapi harus diiringi kemauan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan menghadapi tantangan. Dengan semangat belajar sepanjang hayat, para lulusan diharapkan mampu merespons perkembangan ilmu pengetahuan, perubahan kebutuhan masyarakat, serta dinamika dunia profesional yang semakin kompleks.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan pesan agar para lulusan menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab. Kemampuan mengoperasikan teknologi, menurutnya, perlu disertai ketajaman berpikir dan integritas, serta pemahaman terhadap tujuan, manfaat, dan konsekuensi dari penggunaannya. Pesan tersebut menjadi semakin relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Para lulusan diharapkan tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menilai informasi secara cermat, mempertimbangkan dampak dari setiap keputusan, dan memanfaatkan inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Selain itu, Rektor mengingatkan pentingnya menjadi bagian dari solusi. Di mana pun para lulusan berkarya, kompetensi yang dimiliki hendaknya digunakan untuk menghasilkan gagasan, menciptakan nilai tambah, dan menjawab kebutuhan bangsa dan negara. Dengan demikian, keberhasilan pendidikan tinggi tidak hanya diukur melalui pencapaian individu, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang diberikan kepada lingkungan sekitarnya.

Semangat tersebut sejalan dengan peran UPNVJT sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen menghasilkan lulusan berkarakter bela negara, profesional, dan berdaya saing. Para wisudawan diharapkan mampu membawa nilai integritas, tanggung jawab, kepedulian, dan semangat pengabdian ke dalam perjalanan karier maupun kehidupan bermasyarakat. Tantangan setelah kelulusan tentu beragam, mulai dari memasuki dunia kerja, membangun usaha, melanjutkan pendidikan, hingga terlibat dalam kegiatan sosial dan pengembangan masyarakat. Namun, setiap pilihan memberikan ruang bagi lulusan untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh dan menciptakan dampak positif. Karena itu, Wisuda ke-100 menjadi pengingat bahwa pencapaian akademik perlu diikuti dengan keberanian untuk berinovasi, kemauan untuk terus berkembang, serta komitmen untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia. Universitas pun berharap para alumninya dapat menjaga nama baik almamater sekaligus menjadi representasi nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menjalani pendidikan di kampus Bela Negara.

Tidak hanya menjadi perayaan atas pencapaian akademik, Wisuda ke-100 UPNVJT juga menghadirkan hiburan spesial bagi para wisudawan dan keluarga. Penyanyi Astrid dan Dudy Oris tampil untuk memeriahkan suasana, memberikan pengalaman yang berkesan di tengah rangkaian prosesi kelulusan. Kehadiran penampilan musik tersebut menambah semarak perayaan setelah para wisudawan menuntaskan salah satu tahapan penting dalam perjalanan hidup mereka. Dengan jumlah 2.443 lulusan, pelaksanaan selama dua hari, dan pembagian empat sesi, Wisuda ke-100 menjadi momen bersejarah sekaligus refleksi atas perjalanan UPNVJT dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi. Lebih dari sekadar seremoni, wisuda ini menandai dimulainya babak baru bagi ribuan lulusan untuk terus belajar, memanfaatkan ilmu dan teknologi secara bertanggung jawab, serta menjadi bagian dari solusi bagi berbagai persoalan masyarakat. Dari kampus Bela Negara, para lulusan diharapkan melangkah dengan optimisme, membawa kompetensi dan integritas, serta mewujudkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.