Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menghadirkan karya sekaligus gagasan inovatif melalui Pameran Tugas Akhir Gerilya Vol. XXI bertajuk “NEXORA: Designing What Comes Next”. Digelar pada 30–31 Oktober 2026 di Pos Bloc Surabaya, pameran ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan hasil pembelajaran, riset, dan proses perancangan desain kepada masyarakat luas. Mengusung semangat Sumpah Pemuda, NEXORA membawa pesan bahwa desain komunikasi visual tidak sekadar menghasilkan karya yang menarik secara estetis, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai persoalan sosial melalui pendekatan kreatif, terarah, dan solutif. Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–20.00 WIB ini sekaligus menjadi wujud kontribusi akademik mahasiswa dalam mempertemukan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), pameran ini juga menegaskan bahwa profesi desainer memiliki ruang lingkup yang lebih luas daripada sekadar kemampuan menghasilkan gambar atau tampilan visual. Setiap karya desain lahir melalui tahapan panjang, mulai dari memahami persoalan, melakukan riset, mengenali karakteristik audiens, merumuskan strategi komunikasi, hingga menentukan media yang tepat. Kepala Laboratorium Perancangan Program Studi DKV UPN “Veteran” Jawa Timur, Pungky Febi Arifianto, S.Sn., M.Sn., menyampaikan bahwa pameran tugas akhir merupakan bentuk tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam menjembatani keilmuan dengan persoalan nyata di masyarakat. Menurutnya, desainer komunikasi visual dituntut mampu menghasilkan karya yang tidak hanya menarik, tetapi juga relevan dan memberikan manfaat. Ia berharap karya mahasiswa tidak berhenti setelah tugas akhir maupun pameran selesai, melainkan dapat dikembangkan menjadi inovasi yang memberikan kontribusi lebih luas bagi masyarakat.

Pemilihan Pos Bloc Surabaya sebagai lokasi pameran turut membawa makna historis dan filosofis. Berada di kawasan bangunan bersejarah, tempat ini dipilih untuk mempertemukan semangat kreatif generasi muda dengan nilai sejarah serta perjalanan perubahan lintas generasi. Ketua Pelaksana Pameran Tugas Akhir Gerilya Vol. XXI, Raihan Syah Putra, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi tersebut juga menjadi bentuk penghormatan terhadap semangat Sumpah Pemuda, khususnya keberanian generasi muda dalam menyatukan visi dan menyampaikan gagasan demi masa depan bangsa. Semangat tersebut sejalan dengan identitas mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur sebagai Kampus Bela Negara. Melalui NEXORA, mahasiswa ingin meneruskan semangat perjuangan generasi terdahulu dengan berkarya, berinovasi, serta menghadirkan komunikasi visual yang mampu memberikan arah bagi perubahan yang lebih baik. Pameran ini diharapkan menjadi ruang perjumpaan antara karya desain, masyarakat, dan lingkungan perkotaan.
Mengusung tema “NEXORA: Designing What Comes Next”, pameran ini memandang desain sebagai proses untuk membayangkan sekaligus membentuk berbagai kemungkinan masa depan. Nama NEXORA dibangun dari asosiasi kata Next dan Aura, yang merepresentasikan kemungkinan berikutnya serta energi dan karakter yang terpancar dari sebuah gagasan. Konsep tersebut diterjemahkan melalui tiga fokus utama Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yakni SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Ketiganya dirangkai dalam alur Learn–Innovate–Build, yaitu pendidikan sebagai fondasi pengetahuan, inovasi sebagai proses menerjemahkan pengetahuan menjadi solusi, dan desain sebagai sarana mewujudkan gagasan yang memberikan kontribusi bagi kehidupan masyarakat serta lingkungan. Dengan demikian, karya tugas akhir mahasiswa tidak hanya menjadi hasil proses akademik, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai solusi atas tantangan sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan.
Selain menampilkan hasil karya, NEXORA menghadirkan pendekatan Future Lab melalui tahapan Observe, Imagine, Design, hingga Next. Pendekatan ini mengajak pengunjung untuk tidak hanya menikmati hasil akhir sebuah karya, tetapi juga memahami proses kreatif dan mempertanyakan berbagai kemungkinan perubahan yang dapat diwujudkan melalui desain. Pertanyaan utama kampanye pameran, “What Do You Want Next?”, menjadi ajakan bagi masyarakat untuk turut membayangkan masa depan yang diinginkan. Gagasan tersebut menegaskan bahwa masa depan bukan sekadar sesuatu yang dinantikan atau diprediksi, melainkan dapat dibentuk melalui pengamatan, pembelajaran, eksplorasi, dan inovasi yang dimulai sejak hari ini. Melalui interaksi dengan pengunjung, mahasiswa juga berkesempatan memperoleh perspektif baru, memperluas jejaring, serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak.

Pameran Gerilya Vol. XXI menghadirkan beragam karya tugas akhir mahasiswa dari tiga bidang peminatan, yaitu Komunikasi Visual Media (KVM), Visual Marketing (VM), dan Desain Grafis (DG). Karya yang ditampilkan mencakup ilustrasi, komik, identitas merek, kampanye visual, videografi, Integrated Marketing Communication (IMC), hingga berbagai media komunikasi interaktif. Untuk memperkaya pengalaman pengunjung, rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan talkshow, bedah karya, penampilan hiburan, bazar, dan permainan interaktif. Salah satu sesi talkshow bertajuk “Pilah Rasa: Menyaring Rasa, Tak Lekang oleh Masa” membahas nilai diri serta keunggulan seorang desainer di tengah perkembangan teknologi AI. Sesi lainnya mengangkat pembahasan mengenai penerjemahan visi desain menjadi pesan komunikasi yang tepat melalui kerja tim dan komunikasi efektif. Berbagai kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan mahasiswa, praktisi, akademisi, pelaku industri kreatif, serta masyarakat umum untuk saling bertukar wawasan dan membangun kolaborasi.
Melalui penyelenggaraan NEXORA, mahasiswa DKV UPN “Veteran” Jawa Timur ingin menegaskan bahwa perjalanan seorang desainer tidak berhenti pada selesainya pendidikan formal maupun penyelesaian tugas akhir. Karya akademik merupakan titik awal untuk memasuki dunia profesional, membangun kolaborasi, dan menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Desain memiliki potensi untuk membantu masyarakat memahami informasi, membangun kesadaran, memperkuat identitas, serta menemukan pendekatan baru dalam menghadapi berbagai persoalan. Oleh karena itu, Pameran Tugas Akhir Gerilya Vol. XXI menjadi kesempatan bagi masyarakat, pelajar, mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk mengenal lebih dekat perkembangan keilmuan Desain Komunikasi Visual sekaligus mengapresiasi kreativitas mahasiswa. Melalui tema “Designing What Comes Next”, NEXORA mengajak seluruh pengunjung menjadi bagian dari percakapan mengenai masa depan yang lebih baik, karena perubahan tidak hanya ditunggu, tetapi dirancang melalui gagasan dan tindakan nyata sejak hari ini.

