Langkah Global UPN Veteran Jatim: Sinergi Riset, Pengabdian, dan Budaya Bersama Kampus Thailand

Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) terus memperkuat kerja sama internasional melalui kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi dengan sejumlah perguruan tinggi di Thailand, antara lain Songkhla Rajabhat University dan Prince of Songkla University, Pattani Campus.

Penguatan kerja sama tersebut diwujudkan melalui kunjungan tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN Veteran Jawa Timur ke Thailand, Rabu (21/1/2026). Dalam kunjungan tersebut tim UPN Veteran Jawa Timur yang diwakili Dr. Rosida, S.T., M.T. dan Ir. Muchlisiniyati Safeyah, M.T. melakukan kegiatan Tridharma seperti kolaborasi riset, pengabdian masyarakat, dan pengajaran di kedua kampus tersebut.

Menurut Rosida, implementasi kerja sama internasional sangat penting bagi UPN Veteran Jawa Timur untuk meningkatkan reputasinya di Tingkat global. Selain itu, kolaborasi antar perguruan tinggi di Thailand mampu membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik, sekaligus memperkuat kapasitas dosen dan mahasiswa dalam menghadapi tantangan global.

Hal senada disampaikan Muchlisiniyati Safeyah. Ia menilai kerja sama lintas negara menjadi sarana strategis untuk memperkaya perspektif keilmuan dan meningkatkan kualitas riset.

“Kolaborasi internasional memungkinkan pengembangan riset dan pengabdian yang lebih kontekstual serta relevan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

KENALKAN BUDAYA TRADISONAL INDONESIA 

Selain penguatan kolaborasi riset, kunjungan tim UPN Veteran Jawa Timur di Songkhla Rajabhat University dan Prince of Songkla University, Pattani Campus, juga turut mengenalkan budaya tradisional Indonesia seperti makanan tradisional, dan batik kepada para mahasiswa.

Melalui pengenalan budaya Indonesia para mahasiswa mendapatkan wawasan tentang makanan tradisional Indonesia lengkap dengan sejarah dan makna budaya di balik tiap hidangan.

Selain itu para mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk belajar teknik membatik, mengenal motif khas Nusantara, dan memahami filosofi yang terkandung di setiap motif. Kegiatan ini menekankan kreativitas dan keberlanjutan, menjadikan batik sebagai contoh produk budaya yang bisa dikembangkan ramah lingkungan.

Rosida menjelaskan bahwa pengenalan budaya tradisional menjadi bagian penting dari strategi kerja sama internasional UPN Veteran Jawa Timur. Melalui pengenalan budaya, ia berharap mampu memberi pemahaman dan menciptakan ide kreatif yang mampu menciptakan inovasi-inovasi baru. 

Sementara itu, Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Songkhla menyatakan dukungannya terhadap penguatan kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan Thailand. KRI di Songkhla berkomitmen untuk terus memfasilitasi kolaborasi antarperguruan tinggi yang setara, saling menguntungkan, dan berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral kedua negara.

Melalui rangkaian kegiatan ini, UPN Veteran Jawa Timur berharap dapat semakin memperkuat jejaring akademik internasional serta mendorong lahirnya program-program kolaboratif Tridharma Perguruan Tinggi yang berkelanjutan bersama mitra-mitra di Thailand.