Wisuda ke-99 UPN Veteran Jawa Timur: 906 Lulusan Siap Menjadi Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur kembali melepas ratusan lulusan terbaiknya dalam Wisuda Sarjana ke-99, Magister ke-61, dan Doktor ke-6 Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan pada Sabtu (11/7/2026) di Gedung Serbaguna Giriloka UPN Veteran Jawa Timur. Sebanyak 906 wisudawan resmi dikukuhkan sebagai lulusan yang siap mengabdikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan karakter Bela Negara untuk menjawab tantangan dunia kerja serta pembangunan bangsa.

Dari total lulusan tersebut, sebanyak 877 orang (96,80%) merupakan lulusan Program Sarjana, 28 orang (3,09%)lulusan Program Magister, dan 1 orang (0,11%) lulusan Program Doktor. Para wisudawan berasal dari tujuh fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 133 lulusan, Fakultas Pertanian 58 lulusan, Fakultas Teknik dan Sains 201 lulusan, Fakultas Ilmu Sosial, Budaya, dan Politik 254 lulusan, Fakultas Arsitektur dan Desain 118 lulusan, Fakultas Hukum 48 lulusan, serta Fakultas Ilmu Komputer 94 lulusan. Keberagaman disiplin ilmu tersebut menjadi bukti komitmen UPN Veteran Jawa Timur dalam mencetak sumber daya manusia unggul di berbagai bidang.

Prestasi akademik para lulusan juga menjadi kebanggaan tersendiri. Sebanyak 64 wisudawan atau 7,06 persen berhasil meraih predikat Cumlaude, sementara 130 wisudawan atau 14,35 persen merupakan penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang berhasil menyelesaikan studi dengan baik. Wisuda kali ini juga diikuti oleh 11 wisudawan internasional yang berasal dari Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Magister Manajemen, mencerminkan semakin luasnya daya tarik UPN Veteran Jawa Timur di tingkat internasional.

Pada prosesi wisuda kali ini, universitas juga memberikan penghargaan kepada para lulusan berprestasi. Predikat Wisudawan Terbaik Pertama diraih oleh Alim Matur Rosyidah, S.Ak. dari Program Studi Akuntansi dengan IPK 3,91dan total bobot poin aktivitas akademik serta nonakademik sebesar 92,00. Wisudawan Terbaik Kedua diraih oleh Ilham Takbir Al Azhiim, S.Kom. dari Program Studi Sistem Informasi dengan IPK 3,88 dan bobot poin 92,00, sedangkan Wisudawan Terbaik Ketiga diraih oleh Rossa Lina Astutik, S.T. dari Program Studi Teknik Industri dengan IPK 3,91dan bobot poin 88,00. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik sekaligus keaktifan mahasiswa dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan.

Selain prestasi akademik, penghargaan juga diberikan pada kategori usia dan keberagaman asal daerah. Wisudawan termuda Program Sarjana diraih oleh Zahrah Hayat Arka Putri, S.Kom. dari Program Studi Sistem Informasi yang lulus pada usia 20 tahun 10 bulan dengan IPK 3,86. Sementara itu, wisudawan termuda Program Magister adalah Putri Wulan Ramadan, M.M. dari Program Studi Magister Manajemen yang lulus pada usia 23 tahun 7 bulan dengan IPK 3,97. Adapun predikat wisudawan paling senior diraih oleh Wenddy Adiguna, M.Ling., lulusan Program Studi Magister Ilmu Lingkungan yang berhasil menyelesaikan studi pada usia 49 tahun 1 bulan dengan IPK 3,84, membuktikan bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia.

Keberagaman mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur juga tercermin dari asal daerah para wisudawan. Penghargaan diberikan kepada Theresia Yola Prameswari, S.Sos. dari Singkawang, Kalimantan Barat sebagai wisudawan dari wilayah utara NKRI; Lintang Ardhiah Susanti, S.Ak. dari Pacitan, Jawa Timur sebagai perwakilan wilayah selatan; Azarya Rose Mariel Telaumbanua, S.Ars. dari Nias Selatan, Sumatera Utara sebagai perwakilan wilayah barat; serta Kevin Joy Nasserino dari Jayapura, Papua sebagai wisudawan yang berasal dari wilayah timur Indonesia. Kehadiran mahasiswa dari berbagai penjuru Nusantara menunjukkan bahwa UPN Veteran Jawa Timur menjadi rumah pembelajaran yang inklusif bagi generasi muda Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT., IPU, menegaskan bahwa dunia saat ini tidak lagi hanya membutuhkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga individu yang mampu belajar dengan cepat, beradaptasi terhadap perubahan, bekerja sama, serta menjunjung tinggi integritas. Menurutnya, perkembangan teknologi seperti artificial intelligence (AI), transformasi digital, dan ekonomi hijau akan menjadi sektor yang terus berkembang, sehingga lulusan tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu memahami, mengelola, dan memanfaatkannya secara bijaksana. Rektor menekankan bahwa talenta masa depan harus memiliki tiga kompetensi utama, yakni kecakapan digital, kesadaran ekologis, dan kecerdasan sosial-kemanusiaan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Menutup sambutannya, Rektor mengingatkan bahwa gelar akademik yang diraih bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal perjalanan yang sesungguhnya. Ia mengajak seluruh lulusan untuk terus menjaga nalar kritis, memperkuat integritas, membangun kemandirian, serta menjadi profesional yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. “Keberhasilan sejati bukan hanya diukur dari capaian pribadi, tetapi dari seberapa besar ilmu, keterampilan, dan peran yang kita miliki mampu memberikan dampak positif bagi orang lain,” pesannya. Dengan bekal ilmu, karakter Bela Negara, dan semangat pengabdian, para lulusan UPN Veteran Jawa Timur diharapkan siap menjadi agen perubahan yang membawa kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.