7 September 2026 – Awal Perjalan KKN Internasional
Pada 7 September 2026, tim KKN Internasional berangkat sesuai dengan jadwal menuju Brunei Darussalam dalam rangka melaksanakan program KKN Internasional. Perjalanan ini menjadi langkah awal dari sebuah pengalaman baru yang tidak hanya mempertemukan kami dengan lingkungan akademik dan Non Akademik di Brunei, tetapi juga membuka kesempatan untuk belajar melalui interaksi lintas budaya.
Setibanya di Brunei Darussalam, kami disambut dengan hangat dan ramah oleh Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA). Diantaranya oleh Dr Hafini sebagai kepala Unit kantor Internasional, Puan Asyiqin, dan Puan Nadiatul. Sambutan tersebut menjadi awal dari perkenalan dan pertemuan yang penuh kehangatan, sekaligus memberikan kesan pertama yang begitu positif bagi perjalanan kami. Keramahan yang diberikan membuat kami merasa diterima dan semakin antusias untuk menjalani rangkaian kegiatan KKN selama berada di Brunei Darussalam. UNISSA sendiri merupakan universitas Islam nasional kedua di Brunei Darussalam dan memiliki komitmen pada pendidikan serta pengembangan masyarakat.
Hari pertama ini menjadi awal kami mendarat di Brunei Darussalam untuk menghadapi semua rangkaian KKN. Sebuah perjalanan yang dimulai dengan sambutan hangat, dan diharapkan menjadi pengalaman yang penuh pembelajaran dan makna.

8 September 2026 – Mengenal Sejarah UNISSA Dalam Gallery Maktabah Al – Imtiaz
Dalam rangkaian kegiatan KKN Internasional di Brunei Darussalam, kami berkesempatan mengikuti kunjungan perpustakaan di Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA). Kunjungan ini tidak hanya memperkenalkan kami pada fasilitas dan koleksi perpustakaan, tetapi juga membawa kami untuk mengenal lebih jauh sejarah, perkembangan, serta warisan Islam yang menjadi bagian penting dari identitas UNISSA. Perpustakaan UNISSA sendiri memiliki berbagai koleksi, termasuk arsip UNISSA, koleksi Bruneiana, koleksi internasional, hingga koleksi manuskrip dan referensi Islam.
Dalam kegiatan tersebut, kami diajak berkeliling untuk melihat Galeri Al-Imtiaz yang berada di dalam area perpustakaan. Galeri ini menampilkan perjalanan sejarah dan perkembangan UNISSA sejak masa awal pendiriannya, berbagai pencapaian serta penghargaan yang telah diraih, hingga peristiwa-peristiwa penting dalam perkembangan universitas. Informasi resmi UNISSA juga menjelaskan bahwa Galeri Al-Imtiaz menampilkan perjalanan UNISSA dalam mencapai berbagai pencapaian dan perkembangannya sebagai institusi pendidikan Islam.
Salah satu bagian yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah koleksi yang berkaitan dengan Kesultanan Brunei Darussalam yakni Sultan Haji Hassanal Bolkiah. Kami diperkenalkan pada sebuah mushaf Al-Qur’an yang memiliki nilai sejarah dan simbolis, karena Basmalah pada Surah Al-Fatihah ditulis oleh Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah pada saat peresmian penulisan mushaf tersebut pada 24 Oktober 2011. Mushaf tersebut kemudian menjadi bagian dari program Waqaf Mushaf UNISSA.
Melalui kunjungan ini, kami memperoleh melihat bahwa sejarah dapat juga bisa dipahami melalui bagaimana perpustakaan dapat menjadi ruang yang menyimpan, merawat, dan memperkenalkan pengetahuan, sejarah, serta warisan budaya dan keislamanmengenai peran perpustakaan yang tidak sekadar menjadi tempat membaca dan mencari referensi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran sejarah dan pelestarian warisan bagi generasi berikutnya.

8 September 2026 – Pembukaan KKN Internasional UPNVJT Oleh UNISSA
Rangkaian kegiatan KKN Internasional di Brunei Darussalam dilanjutkan dengan Welcoming Ceremony yang diselenggarakan oleh Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA). Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi kedua belah pihak untuk saling mengenal sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik dan institusi masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, pihak UNISSA memberikan pemaparan mengenai profil dan budaya akademik kampus, visi, serta misi UNISSA. Berdasarkan informasi resmi UNISSA, universitas tersebut memiliki visi sebagai institusi pendidikan tinggi Islam global yang melahirkan generasi Khayra Ummah, dengan misi menyediakan pendidikan tinggi Islam berkualitas dan penelitian berdampak bagi pembangunan umat dalam ekosistem yang berkelanjutan.
Selain pemaparan dari pihak UNISSA, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab dan sharing session. Sesi ini menjadi ruang interaksi bagi kedua institusi untuk bertukar informasi, pengalaman, serta perspektif mengenai kehidupan akademik dan kegiatan mahasiswa. Diskusi tersebut menciptakan suasana yang lebih interaktif dan membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal satu sama lain secara lebih dekat.
Kegiatan Welcoming Ceremony kemudian ditutup dengan pemberian cenderamata dan plakat dari kedua belah pihak sebagai bentuk apresiasi dan simbol hubungan baik antara institusi. Momen tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan KKN Internasional yang diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan akademik, pertukaran pengetahuan, serta pengalaman lintas budaya antara Indonesia dan Brunei Darussalam.
8 September 2026 — Pengetahuan Bergerak Melintasi Batas dari Ruang Akademik
Dr. Zainal Abidin Achmad dari UPN Veteran Jawa Timur hadir sebagai Guest Lecturer pada Selasa, 8 September 2026. Dosen dan mahasiswa dari Faculty of Halal Science dan Faculty of Sustainable Tourism mengikuti sesi tersebut dalam suasana akademik yang interaktif.
Pertemuan tersebut menjadi ruang pertukaran perspektif antara pengalaman akademik Indonesia dan lingkungan pendidikan tinggi di Brunei Darussalam. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mendengarkan pengalaman akademisi yang tidak hanya berkecimpung dalam kegiatan pendidikan dan penelitian, tetapi juga memiliki pengalaman dalam pengembangan masyarakat.
Community service memiliki ruang yang luas dalam konteks tersebut. Pengabdian kepada masyarakat tidak selalu berbentuk pembangunan fasilitas, pemberian bantuan, atau pendampingan dalam suatu komunitas. Berbagi pengetahuan, memperkuat kapasitas, dan membangun jejaring juga merupakan bentuk pengabdian yang memiliki nilai strategis.
Pengembangan pariwisata menjadi salah satu contoh yang memperlihatkan pentingnya hubungan antara pengetahuan dan masyarakat. Sebuah destinasi tidak hanya bergantung pada keindahan alam atau daya tarik budaya. Masyarakat lokal, pelaku usaha, pemerintah, kelompok perempuan, generasi muda, lembaga pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan memiliki peran dalam membentuk ekosistem pariwisata.
Pengalaman lapangan memberikan dimensi nyata terhadap konsep-konsep akademik tersebut. Teori tentang partisipasi, kolaborasi, pemberdayaan, keberlanjutan, dan pembangunan kapasitas memperoleh makna ketika berhadapan dengan dinamika masyarakat. Pengalaman UPN Veteran Jawa Timur dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari pengetahuan yang dapat dibagikan dalam forum lintas negara. Mahasiswa dan peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mendiskusikan relevansinya dengan kondisi lokal.
Pertukaran pengetahuan berlangsung secara dua arah. Pengalaman dari Indonesia menjadi bahan pembelajaran bagi peserta di Brunei Darussalam. Perspektif dan konteks Brunei memberikan pengalaman baru bagi sivitas akademika UPN Veteran Jawa Timur.

9 September 2026 – Menelusuri Khazanah Islam di Balai Khazanah Islam Sultan Haji Hassanal Bolkiah
Dalam rangkaian kegiatan KKN Internasional di Brunei Darussalam, kami berkesempatan mengunjungi Balai Khazanah Islam Sultan Haji Hassanal Bolkiah (BKISHHB). Kunjungan ini menjadi salah satu pengalaman pembelajaran yang memperkenalkan kami pada kekayaan sejarah dan warisan Islam yang tersimpan di Brunei Darussalam. Balai Khazanah Islam merupakan tempat yang didedikasikan untuk pengumpulan, pemeliharaan, penelitian, serta pameran berbagai khazanah dan artefak keislaman. Koleksinya mencakup manuskrip Islam, mushaf, benda-benda peninggalan sejarah, serta berbagai koleksi yang berkaitan dengan perkembangan peradaban Islam.
Salah satu bagian yang menarik perhatian dalam kunjungan kami adalah Galeri RambutMulia Rasulullah ﷺ. Di dalam galeri tersebut terdapat Rambut Mulia Rasulullah ﷺ yangdipamerkan bersama sejumlah koleksi bersejarah lainnya, seperti fragmen Burdah, replika jejakkaki, pedang, dan tongkat Rasulullah ﷺ.
Kunjungan kami juga berlangsung pada periode ketika Bilik Rambut Mulia Rasulullahﷺ dibuka untuk masyarakat umum, yaitu pada 15 Agustus hingga 12 September 2026 dalamrangka memperingati bulan kelahiran Nabi Muhammad ﷺ. Kesempatan tersebut memberikanpengalaman yang begitu berkesan karena kami dapat menyaksikan secara langsung salah satukhazanah yang memiliki nilai sejarah dan keagamaan bagi masyarakat Brunei.
Melalui kunjungan ini, kami tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai sejarah dan warisan Islam di Brunei Darussalam, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana sebuah negara menjaga, merawat, dan memperkenalkan warisan keislamannya kepada masyarakat. Pengalaman di Balai Khazanah Islam menjadi bagian penting dari perjalanan KKN Internasional kami dalam memahami sejarah, budaya, serta kehidupan masyarakat Brunei Darussalam yang memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai Islam.

9, 10, 12 September 2026 – Mahasiswa KKN Internasional UPNVJT di Brunei Darussalam, Berkontribusi dalam Pendampingan Anak Autistik di SMARTER EDGE Brunei
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) kembali dengan semangat komitmen dalam menunjang pengalaman pengabdian bagi mahasiswa bertaraf internasional melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di negara Brunei Darussalam. Secara geografis Brunei Darussalam merupakan negara kecil yang terletak di Pulau Kalimantan (Borneo), berbatasan langsung dengan negara bagian Serawak, Malaysia. Sebagai salah satu negara di kawasan Asia Tenggara, Brunei Darussalam dikenal memiliki hidup yang tinggi dan layanan sosial yang inklusif. Melalui lingkungan masyarakat yang menjunjung nilai kedisiplinan, toleransi, dan kepedulian terhadap kesejahteraan sosial, mahasiswa yang mengikuti program ini tidak hanya memperoleh pengalaman belajar lintas budaya, tetapi juga berkesempatan memahami praktik pendidikan dan pelayanan sosial yang ada. Ketiga mahasiswi ini, yakni Tsaabitah Az Zahra Bahalwan, Wiwin Khumayroh, dan Suci Nur Chairina berhasil terpilih sebagai peserta yang lolos dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional pada periode 7 – 20 September 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Zainal Abidin Achmad.
Pada rangkaian program yang dijalankan oleh mahasiswa KKN Internasional UPN “Veteran” Jawa Timur berkesempatan untuk berkolaborasi secara langsung bersama Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA). Sebagai salah satu mitra penyelenggara KKN Internasional UNISSA ikut andil dalam mengkoordinasikan berbagai kebutuhan selama program berlangsung, seperti pendampingan sampai pada menjembatani komunikasi antara mahasiswa KKN Internasional UPN “Veteran” Jawa Timur dengan institusi tempat pengabdian. Melalui dukungan ini tentu memberikan kesempatan bagi mahasiswa dalam menjalankan kegiatan secara optimal sekaligus memperluas pengalaman secara akademik juga pengabdian masyarakat lintas budaya.
Kesempatan pertama hadir membawa mahasiswa untuk berkontribusi pada salah satu program organisasi dari SMARTER EDGE Brunei, yakni sebuah pusat layanan yang memberikan pendidikan, pelatihan dan pendampingan bagi anak-anak autistik. Secara spesifik SMARTER EDGE merupakan organisasi yang menyediakan lingkungan aman bagi individu penyandang autisme untuk memiliki keunggulan serta semangat menjalani hidup. Organisasi ini didirikan pada tanggal 9 September 2001 dengan visi “mewujudkan negara yang ramah autisme sehingga memungkinkan anak-anak kita untuk beradaptasi dan memiliki masa depan dengan SENYUM : Kehidupan dan Pekerjaan yang Ramah, Bermakna, dan Saling Bergantung.” Kemudian visi tersebut melebur dengan membawa misi untuk memberikan KEUNGGULAN : Pendidikan, Pengembangan, Pertumbuhan, dan Pemberdayaan Individu pada anak autisme. Lahirnya organisasi ini tidak hanya terbatas pada pelayanan saja melainkan juga membentuk ruang aman bagi individu yang mengalami Gangguan Spektrum Autisme (ASD), kemudian memfasilitasi pendidikan berkelanjutan bagi setiap anggota. Sampai pada pemberian kontribusi secara konstruktif bagi dunia dan masyarakat dalam menerbitkan makalah, buletin, jurnal, majalah dan artikel yang berkaitan dengan autisme di Brunei Darussalam.
Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung di SMARTER EDGE, mahasiswa KKN Internasional UPN “Veteran” Jawa Timur ikut serta dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas yang telah disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak. Kegiatan ini diawali dengan aktivitas sensory sebagai bentuk persiapan sebelum memasuki pembelajaran di kelas. Kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran matematika, bahasa, dan juga seni (arts), tidak lupa ada sesi snack time untuk memberi ruang istirahat bagi anak-anak sehingga mereka tetap aktif dan semangat dalam mengikuti sesi selanjutnya yakni aerobik. Dalam setiap rangkaiannya, mahasiswa berperan dalam mendampingi anak-anak bersama para guru dan terapis agar proses belajar berlangsung dengan nyaman dan kondusif.
Keterlibatan mahasiswa KKN tidak hanya sebatas pada mendampingi pelaksanaan kegiatan, tetapi juga berkontribusi dalam membangun komunikasi dan interaksi pada setiap anak yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing. Berinteraksi secara langsung dengan anak-anak autistik mendorong mahasiswa untuk memahami bahwa setiap anak memiliki karakter, kebutuhan, serta cara berkomunikasi yang berbeda. Pengalaman ini menjadi pembelajaran penting bagi mahasiswa untuk lebih menghargai keberagaman, memahami kebutuhan individu, serta menyadari bahwa proses pendampingan membutuhkan kesabaran dan pendekatan yang sesuai bagi setiap anak.
Kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Internasional UPN “Veteran” Jawa Timur memberikan manfaat bagi beberapa pihak yang terlibat. Seperti pada anak-anak di SMARTER EDGE mengaku senang dan menjadi pengalaman bagi mereka bisa berinteraksi langsung sehingga pelaksanaan kegiatan membawa nuansa yang hangat. Disisi lain guru yang mengajar pada momen ini merasa mendapatkan dukungan tambahan dalam mengelola kegiatan kelas sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif.
Hal ini juga menjadi salah satu wujud komitmen UPN “Veteran” Jawa Timur dalam mendukung internasionalisasi pendidikan melalui pengabdian masyarakat. Diharapkan dengan adanya kolaborasi ini tidak hanya sebatas menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman pengabdian di tingkat internasional, melainkan memperkuat pertukaran pengetahuan serta pengalaman dalam bidang pendidikan yang inklusif sehingga memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi seluruh pihak yang terlibat sekaligus memperluas peluang kolaborasi akademik dan pengabdian lintas negara.
Kegiatan di SMARTER EDGE menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki potensi yang layak untuk dihargai dan diberi kesempatan yang sama dalam belajar serta berkembang. Pendidikan inklusif memberikan arti dari pentingnya menerima keberagaman sebagai kekuatan bukan sebagai batasan. Program ini tidak serta merta hadir sebagai solusi yang berdiri sendiri melainkan wujud dari kolaborasi antara institusi pendidikan, masyarakat, dan generasi muda. Khususnya bagi mahasiswa sebagai salah satu agen perubahan yang peduli terhadap isu-isu sosial yang tidak hanya sebatas pada kontribusi secara ilmu pengetahuan melainkan juga wujud kepedulian, dan semangat kolaborasi. Sehingga mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih inklusif, adil dan menghargai keberagaman di kemudian hari.
11 September 2026 – Berkenalan dengan Organisasi Mahasiswa UNISSA
Selain berhubungan dengan stakeholder kampus, kami berkesempatan untuk pertama kali bertemu dengan Majlis Perwakilan Pelajar (MPP) Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA). Pertemuan ini menjadi salah satu momen penting dalam membangun hubungan dan komunikasi antara mahasiswa Indonesia dengan mahasiswa UNISSA selama pelaksanaan program KKN Internasional.
Pada pertemuan tersebut, anggota MPP UNISSA memperkenalkan diri sekaligus memberikan sambutan kepada kami. Kami juga memperoleh pemaparan mengenai MPP UNISSA, visi dan misi, tujuan organisasi, serta berbagai bidang yang menjadi fokus dan tanggung jawab para anggotanya. Melalui sesi tersebut, kami mendapatkan gambaran mengenai peran MPP dalam mewadahi aspirasi mahasiswa serta mendukung berbagai kegiatan dan kebutuhan mahasiswa di lingkungan kampus.
Untuk menciptakan suasana yang lebih akrab, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bonding session melalui berbagai permainan interaktif. Sesi ini memberikan kesempatan bagi kami untuk saling mengenal dengan lebih dekat, membangun komunikasi, dan menciptakan suasana yang lebih santai di antara mahasiswa Indonesia dan Brunei. Kegiatan tersebut juga menjadi awal terbentuknya hubungan pertemanan yang mendukung interaksi kami selama berada di Brunei Darussalam.
Tidak hanya melakukan kegiatan di lingkungan kampus, MPP UNISSA juga mengajak kami mengunjungi Pasar Sumbangsih, salah satu tempat yang menyediakan berbagai makanan dan jajanan tradisional Brunei dengan harga yang terjangkau. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mengenal lebih dekat kuliner tradisional Brunei Darussalam sekaligus merasakan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat setempat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pertemuan bersama MPP UNISSA tidak hanya menjadi ajang perkenalan organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun persahabatan, pertukaran budaya, dan pengalaman lintas negara. Kehadiran MPP UNISSA turut memberikan warna tersendiri dalam perjalanan KKN Internasional kami, terutama dalam membantu kami merasa lebih dekat dengan kehidupan mahasiswa dan masyarakat di Brunei Darussalam.
Jamuan Makan Siang dan Keakraban Bersama GIO UNISSA di Soto Pabo
Setelah menyelesaikan agenda kunjungan akademik dan kebudayaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan jamuan makan siang bersama pihak Global Office (GIO) UNISSA. Kegiatan ini menjadi momen istimewa untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkenalkan kekayaan hidangan tradisional Brunei Darussalam kepada delegasi KKN Internasional. Jamuan tersebut dilaksanakan di Soto Pabo, salah satu destinasi kuliner legendaris yang berlokasi di tepi Sungai Brunei, yang menawarkan suasana khas pedesaan air yang asri dan kaya akan nilai budaya lokal.
Dalam kesempatan makan siang ini, kami diperkenalkan pada hidangan nasional paling ikonik di Brunei Darussalam, yaitu Ambuyat. Makanan tradisional berbahan dasar olahan sagu (ambulung) ini disajikan dengan cara unik menggunakan sumpit bambu bercabang khas yang disebut chandas. Cara menikmatinya adalah dengan menggulung sagu pada chandas, lalu mencelupkannya ke dalam kuah cita rasa asam pedas khas yang dinamakan cacah, seperti cacah binjai atau cacah bambangan. Sajian Ambuyat tersebut semakin lengkap dengan aneka hidangan pendamping (lauk-pauk) tradisional, seperti daging salai, hati buyah (olahan paru/hati sapi berempah), ikan goreng, serta tumisan sayur paku-pakis. Tidak hanya Ambuyat, kami juga disuguhkan Soto Brunei dengan kaldu rempah gurih nan kaya rasa, serta Laksa Brunei yang lezat dengan kuah santan beraroma khas.
Melalui suasana hangat di Soto Pabo, kegiatan makan siang bersama ini menjadi ruang interaksi informal yang sangat berkesan. Kami menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak UNISSA, khususnya jajaran GIO UNISSA, atas sambutan yang begitu hangat, penerimaan yang tulus, serta pembimbingan yang luar biasa selama keberadaan kami di Brunei Darussalam. Keramahan dan perhatian yang diberikan tidak hanya memperkenalkan kami pada kekayaan kuliner lokal, tetapi juga mempererat jalinan persahabatan serta kekeluargaan lintas negara dalam program KKN Internasional ini.
DAY 14 Bandarku Ceria – Berkegiatan Bersama MPP UNISSA
Rangkaian kegiatan KKN Internasional di Brunei Darussalam dilanjutkan dengan partisipasi aktif delegasi UPN “Veteran” Jawa Timur dalam program Bandarku Ceria (Car Free Day) yang berkolaborasi dengan Majlis Perwakilan Pelajar Universiti Islam Sultan Sharif Ali (MPP UNISSA) di kawasan Bandar Seri Begawan. Kegiatan ini menjadi sarana interaktif bagi kami untuk berbaur langsung dengan masyarakat lokal dalam suasana yang inklusif dan dinamis.
Dalam kegiatan tersebut, kami kolaborasi MPP UNISSA diwujudkan melalui serangkaian agenda penjangkauan publik, seperti sosialisasi program kerja pengabdian masyarakat, kampanye gaya hidup sehat, hingga dialog kebudayaan.
Selain interaksi dengan masyarakat umum, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi lapangan dan sharing session antar-mahasiswa. Sesi ini menjadi ruang interaksi bagi kedua institusi untuk bertukar pandangan mengenai peran pemuda, kepemimpinan mahasiswa, serta strategi pengabdian masyarakat lintas negara. Diskusi tersebut menciptakan suasana yang akrab dan mempererat tali silaturahmi antar-delegasi secara lebih dekat.
Kegiatan partisipasi dalam Bandarku Ceria kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan dokumentasi kolaboratif sebagai bentuk kebersamaan serta simbol sinergi yang harmonis antar-lembaga kemahasiswaan. Momen tersebut sekaligus menandai keberlanjutan rangkaian KKN Internasional yang diharapkan dapat memperkuat diplomasi budaya, pertukaran pengalaman, serta hubungan persahabatan antara Indonesia dan Brunei Darussalam.
MENGUNJUNGI EMPIRE BERSAMA MPP
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan KKN Internasional di Brunei Darussalam, kami berkesempatan mengunjungi The Empire Brunei bersama teman-teman dari Majlis Perwakilan Pelajar Universiti Islam Sultan Sharif Ali (MPP UNISSA). Kegiatan ini menjadi salah satu momen untuk menikmati suasana Brunei Darussalam sekaligus mempererat hubungan yang telah terjalin selama pelaksanaan program KKN.
Setibanya di The Empire Brunei, kami menikmati pemandangan pantai yang begitu indah dengan suasana yang tenang dan udara yang sejuk. Keindahan lingkungan sekitar menjadi pengalaman tersendiri bagi kami, terutama karena dapat menikmatinya bersama teman-teman MPP UNISSA. Momen tersebut juga kami manfaatkan untuk berfoto bersama sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan selama berada di Brunei Darussalam.
Melalui kegiatan ini, kami menyadari bahwa interaksi sederhana di luar kegiatan formal juga memiliki peran penting dalam membangun hubungan antarmahasiswa. Kebersamaan bersama MPP UNISSA memberikan ruang bagi kami untuk berbagi pengalaman, mengenal kehidupan mahasiswa di Brunei Darussalam, serta memahami perbedaan dan persamaan budaya yang ada. Kunjungan ke The Empire Brunei pun menjadi salah satu pengalaman berkesan yang melengkapi perjalanan KKN Internasional kami, tidak hanya sebagai kegiatan rekreasi, tetapi juga sebagai bagian dari proses membangun persahabatan dan memperluas pengalaman lintas budaya.
14,15,16,17,18 September 2026 – Khidmat Masyarakat pada Maktabah UNISSA, Belajar dan Berkontribusi dalam Pengelolaan Perpustakaan
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan KKN Internasional di Brunei Darussalam, kami mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan community service di Maktabah UNISSA, yaitu perpustakaan Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA). Penempatan ini memberikan pengalaman baru bagi kami untuk mengenal secara langsung sistem pengelolaan perpustakaan sekaligus berkontribusi dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh pihak perpustakaan.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai Maktabah UNISSA. Kami diperkenalkan dengan berbagai layanan dan fasilitas yang tersedia, mulai dari koleksi buku, e-book, hingga berbagai laman dan sumber digital yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk mendukung kegiatan akademik dan penelitian. Pemaparan tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana perpustakaan menyediakan akses informasi, baik dalam bentuk koleksi fisik maupun digital, bagi sivitas akademika UNISSA.
Setelah mendapatkan pemahaman mengenai sistem dan layanan perpustakaan, kami kemudian diberikan tugas untuk membantu proses pengelolaan koleksi buku. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah melakukan scanning terhadap buku-buku yang masuk untuk membantu proses pendataan koleksi. Selain itu, kami juga membantu memberikan stempel pada buku-buku baru sebagai bagian dari proses administrasi dan identifikasi koleksi sebelum ditempatkan di perpustakaan.
Pada hari kedua, kami mendapatkan kesempatan untuk melakukan rolling tugas. Pergantian tugas tersebut memungkinkan kami untuk mempelajari proses kerja yang berbeda dan memperoleh pengalaman yang lebih beragam dalam kegiatan pengelolaan perpustakaan. Melalui kegiatan tersebut, kami tidak hanya membantu pekerjaan teknis, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya ketelitian dan keteraturan dalam mengelola koleksi perpustakaan.
Memasuki hari ketiga dan keempat, kami turut terlibat dalam kegiatan Open Maktabahyang diselenggarakan bersama Nadi Maktabah, yaitu komunitas book club yang berada di lingkungan perpustakaan UNISSA. Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa baru sebagai salah satu sarana untuk memperkenalkan layanan dan fasilitas perpustakaan kepada mereka. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru mendapatkan berbagai informasi mengenai pemanfaatan perpustakaan, termasuk pengenalan dan informasi terkait akun perpustakaan masing-masingyang dapat digunakan untuk mengakses berbagai layanan yang tersedia. Namun, kegiatan Open Maktabah pada hari terakhir menjadi pengalaman yang lebih spesial bagi kami karena untuk pertama kalinya kami berkesempatan mengunjungi UNISSA Kampus Sinaut. Selama pelaksanaan community service di Maktabah UNISSA, kegiatan kami sebelumnya berlangsung di Kampus Gadong.
Keterlibatan dalam kegiatan Open Maktabah memberikan pengalaman yang berbeda karena kami tidak hanya berada di balik pengelolaan koleksi, tetapi juga berkesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan mahasiswa baru. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran, interaksi, dan pengembangan komunitas akademik.
Melalui empat hari pelaksanaan community service di Maktabah UNISSA, kami memperoleh pengalaman mengenai pengelolaan perpustakaan sekaligus belajar mengenai pentingnya pelayanan informasi bagi mahasiswa. Pengalaman ini menjadi salah satu bagian bermakna dari perjalanan KKN Internasional karena mempertemukan kami dengan lingkungan akademik, sistem kerja perpustakaan, serta komunitas mahasiswa di UNISSA.
DAY 18 Berbagi Bersama – Melaksanakan Pengabdian Masyarakat Berbagi Minuman di Masjid SOAS & Masjid Jame’
Rangkaian kegiatan KKN Internasional UPN “Veteran” Jawa Timur di Brunei Darussalam kami lanjutkan melalui aksi community service berupa pembagian minuman gratis kepada jemaah di kawasan Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien (SOAS) dan Masjid Jame’ ‘Asr Hassanil Bolkiah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini kami laksanakan atas kerja sama yang erat bersama rekan-rekan Majlis Perwakilan Pelajar Universiti Islam Sultan Sharif Ali (MPP UNISSA) sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaannya, kami bersama pengurus MPP UNISSA bergotong royong mendistribusikan minuman kepada jemaah dan pengunjung di area kedua masjid ikonik tersebut. Kehadiran dan inisiatif sosial yang kami usung ini mendapat tanggapan yang sangat positif serta apresiasi yang hangat dari warga lokal maupun pengelola masjid.
Di sela-sela kegiatan pendistribusian, kami memanfaatkannya sebagai momentum untuk berinteraksi dan melakukan sharing session bersama masyarakat serta mahasiswa UNISSA. Melalui dialog singkat tersebut, kami saling bertukar informasi mengenai nilai-nilai kebudayaan, kehidupan akademik, serta pengalaman pengabdian di negara masing-masing, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan penuh rasa kekeluargaan.
Kegiatan community service ini kemudian kami akhiri dengan doa bersama dan sesi dokumentasi sebagai simbol kebersamaan serta sinergi yang solid antar-institusi. Melalui aksi nyata di Masjid SOAS dan Masjid Jame’ ini, kami berharap dapat memperkuat kontribusi sosial mahasiswa di kancah internasional sekaligus mempererat hubungan diplomasi dan persaudaraan antara Indonesia dan Brunei Darussalam.
DAY 13 Kunjungan Akademik ke Perpustakaan UBD, UTB, Perpustakaan Islam, serta Eksplorasi Kebudayaan di Muzium Teknologi Melayu
Rangkaian kegiatan difokuskan pada pengayaan wawasan akademik dan kebudayaan melalui kunjungan lintas institusi literasi serta pusat warisan sejarah nasional. Kami berkesempatan mengunjungi tiga perpustakaan utama, yakni Perpustakaan Universiti Brunei Darussalam (UBD), Perpustakaan Universiti Teknologi Brunei (UTB), dan Perpustakaan Islam Brunei Darussalam, serta dilanjutkan dengan eksplorasi budaya di Muzium Teknologi Melayu (Malay Technology Museum).
Melalui kunjungan ke ketiga perpustakaan tersebut, kami memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai tata kelola informasi, sistem digitalisasi arsip, serta penyediaan ruang belajar berbasis teknologi modern. Di Perpustakaan UBD, kami mempelajari integrasi teknologi informasi dalam pengelolaan koleksi riset multidisiplin, fasilitas ruang belajar kolaboratif, serta penataan koleksi khusus Brunei dan arsip lokal. Selanjutnya, kunjungan ke Perpustakaan UTB memberikan gambaran mendalam mengenai spesialisasi literasi sains, teknologi, dan rekayasa, termasuk tata kelola referensi terapan yang mendukung kegiatan riset akademik. Sementara itu, di Perpustakaan Islam Brunei Darussalam, kami menyaksikan secara langsung bagaimana pelestarian manuskrip keagamaan, koleksi sejarah Islam Asia Tenggara, dan literatur keilmuan syariah dirawat secara sistematis guna menjaga warisan intelektual keislaman.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Muzium Teknologi Melayu yang berlokasi di Kota Batu. Museum ini menyajikan dokumentasi kearifan lokal (indigenous knowledge) serta evolusi teknologi tradisional masyarakat Melayu Brunei dari masa ke masa. Di museum ini, kami mempelajari arsitektur rumah panggung khas Kampong Ayer, teknik pembuatan perahu tradisional, kerajinan pertukangan logam dan tembaga, hingga proses seni tenun kain tradisional (Kain Tenunan Brunei). Pemaparan tersebut memberikan wawasan berharga mengenai bagaimana masyarakat Melayu Brunei memanfaatkan teknologi adaptif lingkungan perairan dengan tetap mempertahankan nilai estetika, fungsi praktis, serta identitas kebudayaan mereka.
Secara keseluruhan, kegiatan hari ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik kami dalam manajemen perpustakaan modern dan preservasi literasi keislaman, tetapi juga memperdalam apresiasi terhadap warisan kebudayaan Melayu Brunei. Pembelajaran ini memberikan refleksi penting bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern senantiasa berjalan selaras dengan pemeliharaan akar sejarah, budaya, dan identitas bangsa.
Sesi Presentasi Evaluasi Pembelajaran KKN Internasional
Sebagai bagian dari penutupan rangkaian agenda harian, delegasi KKN Internasional melaksanakan sesi Presentasi Laporan Hasil Pembelajaran dan Evaluasi Kegiatan di hadapan jajaran pimpinan dan akademisi Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA). Dalam pemaparan kami menyampaikan pengalaman, capaian program pengabdian, serta pembelajaran lintas disiplin yang telah didapatkan selama berada di Brunei Darussalam.
Kesimpulan utama dari materi presentasi yang kami paparkan merangkum empat pilar utama pembelajaran KKN Internasional:Pengabdian Masyarakat Inklusif: Kontribusi nyata mahasiswa dalam pendampingan anak-anak autistik di SMARTEER EDGE Brunei sebagai wujud empati sosial, toleransi, dan pelayanan kemanusiaan lintas batas.
Tata Kelola Perpustakaan dan Preservasi Keislaman: Pemahaman mendalam mengenai manajemen perpustakaan modern, digitalisasi naskah kuno, serta pelestarian warisan intelektual Islam dan koleksi Bruneiana melalui community service di Maktabah UNISSA serta kunjungan studi ke perpustakaan UBD, UTB, dan Balai Khazanah Islam Sultan Haji Hassanal Bolkiah.
Internalisasi Budaya dan Kearifan Lokal: Apresiasi mendalam terhadap kebudayaan Melayu Brunei melalui eksplorasi sejarah di Muzium Teknologi Melayu, partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan Bandarku Ceria, serta pengenalan ragam kuliner khas daerah.
Penguatan Diplomasi Akademik: Terbangunnya jejaring kolaborasi, pertukaran pengetahuan (knowledge sharing), dan silaturahmi yang erat antara mahasiswa Indonesia dan sivitas akademika Brunei Darussalam.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan penyampaian nasihat serta arahan konstruktif (wejangan) dari para pimpinan dan akademisi UNISSA yang hadir. Sambutan dan pandangan apresiatif disampaikan oleh Dr. Nor Surilawana binti Haji Sulaiman selaku Head of Undergraduate Programme di Faculty of Halal Science and Sustainable Tourism (FHaSST) UNISSA. Beliau Secara khusus, beliau memberikan pesan berharga agar seluruh ilmu, pemahaman lintas budaya, dan pengalaman positif yang kami peroleh selama KKN di Brunei Darussalam tidak berhenti di sini, melainkan dapat dibagikan serta disebarluaskan kepada masyarakat dan rekan-rekan akademisi di Indonesia sebagai bentuk pengayaan wawasan serta pemantik inspirasi kemajuan bersama. Masukan berharga juga diberikan oleh Puan Norhasinah binti Haji Moksin selaku Chief Librarian (Ketua Maktabah UNISSA), yang menyampaikan apresiasi atas kontribusi aktif mahasiswa dalam kegiatan pengabdian di perpustakaan serta menekankan pentingnya peran generasi muda dalam merawat tradisi literasi dan ilmu pengetahuan. Selain itu, jajaran perwakilan dari Global Office (GIO) UNISSA turut memberikan arahan mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan hubungan baik, diplomasi budaya, dan jejaring akademik antar-perguruan tinggi di tingkat regional. Sesi ini ditutup dengan suasana penuh kehangatan, rasa syukur, dan komitmen bersama untuk terus membawa semangat pembelajaran ini ke dalam
20 SEPTEMBER 2026 – KEPULANGAN MAHASISWA RESMI MENJADI AKHIR KEGIATAN KKN
Rangkaian agenda KKN Internasional UPN “Veteran” Jawa Timur di Brunei Darussalam resmi berakhir. Perjalanan kami menuju tanah air dimulai dari Bandara Internasional Brunei Darussalam di Bandar Seri Begawan. Momen kepulangan ini diwarnai rasa haru dan bangga setelah menyelesaikan seluruh program pengabdian masyarakat yang telah kami laksanakan.
Proses check-in dan pemeriksaan imigrasi di Bandara Internasional Brunei berjalan dengan lancar. Sembari menunggu waktu keberangkatan, kami memanfaatkan momen tersebut untuk saling berefleksi dan bertukar pesan kesan atas seluruh pengalaman serta pembelajaran berharga yang telah dilalui bersama di Negara Gemah Ripah Tak Sejajar tersebut.
Penerbangan menuju Indonesia membawa kami mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Kedatangan kami di tanah air disambut hangat oleh pihak pimpinan universitas dan keluarga yang telah menantikan kepulangan delegasi. Rasa syukur mengiringi setiap langkah kami saat kembali menapakkan kaki di Jawa Timur.
Kepulangan ini menandai selesainya misi KKN Internasional UPNVJT di Brunei Darussalam. Seluruh ilmu, kenangan, keakraban lintas negara, serta jalinan diplomasi budaya yang telah terbangun diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi pengembangan diri mahasiswa dan keberlanjutan kerja sama antar-institusi di masa mendatang.

